MK Telekomunikasi Seluler: Membedah Komponen Telepon Seluler

16 04 2008

PonselHardware (Perangkat Keras) yaitu Peralatan atau perangkat yang dapat dilihat dan disentuh serta dapat dirasakan dengan sentuhan tangan. Dengan kata lain seluruh bagian yang terdapat pada perangkat elektronika baik dari mulai komputer, telepon selular atau perangkat elektronika lainnya yang akan selalu dijumpai yang namanya hardware. Dalam persiapan untuk memperbaiki atau mereparasi Pesawat Telepon Selular. Cara kerja dari hardware ini sangat tergantung pada software, karena perintah yang dijalankan berdasarkan atas perintah software.

Software (Perangkat Lunak) yaitu sesuatu yang dapat dilihat atau didengar tetapi tidak dapat dipegang atau diraba, tergantung posisi atau tempat dimana software itu sendiri berada. Sebagai gambarannya, software dapat dikelompokkan menjadi beberapa kelompok atau bentuk seperti tampilan atau gambar yang dapat kita lihat pada layar monitor atau LCD dan berupa suara baik suara yang keluar maupun suara yang masuk.

Komponen-Komponen yang Bekerja pada Perangkat Ponsel

Bagian atau komponen dasar pada Pesawat Telepon Selular dikelompokkan menjadi beberapa bagian, antara lain yaitu :

1. Bagian Tegangan

Bagian Tegangan adalah komponen yang memberikan tegangan pada setiap komponen terkait dan bekerja atas perintah CPU.

Bagian ini terdiri dari beberapa komponen yang bekerja di dalam Pesawat Telepon Selular, komponen itu antara lain adalah :

a. Batteray
b. IC Power Supply
c. Switch On/ Off
d. CPU

Proses pemberian tegangan pada setiap komponen terkait adalah sebagai berikut:

a. Saat Ponsel dalam keadaan mati, Batteray telah memberi arus/tegangan ke Ponsel,     yaitu ke IC PA, IC Regulator, IC Charging, IC Interface.

b. IC Power Supply mengolah dan membagi Arus / Tegangan yang masuk dari Batteray     kemudian mengeluarkan Tegangan Stanby ke CPU.

c. Saat Ponsel Di On kan, CPU mendapat tegangan Negatif (-) dari Switch On/Off,     kemudian CPU memerintahkan Power Supply untuk mensupply arus/tegangan     kesetiap bagian pada Ponsel .

Power Switch

Gambar 5. Rangkaian IC Power Switch On/Off

d. Dalam pengisian ulang, arus/tegangan dari Charger masuk melalui R Fuse yang      berfungsi sebagai Sekring/pengaman apabila terjadi arus yang berlebih masuk ke IC      Charging.

e. Arus/Tegangan yang masuk ke IC cahrging di olah dan dikeluarkan sebagai Output     harus sesuai dengan Tegangan pada Batteray.

f. Pada Ic Charging terdapat Charging Sense sebagai pengontrol berbentuk data yang     berhubungan dengan IC Power Supply, Fungsinya apabila terjadi ketidak sesuaian     dengan kinerja IC Charging, maka IC Power Akan memutuskan pengisian ulang     dengan mengirimkan data ke IC CPU bahwa pengisian gagal. Dikenal dengan Not     Charging / tidak mengisi.

g. Power Supply akan mengeluarkan tegangan (Output) setelah Ponsel di On kan , kecuali     tegangan VBB yang berfungsi sebagai tegangan stanby.

h. Apabila terjadi kerusakan pada IC Power Supply, tidak akan ada tegangan stanby/ VBB     dari Power Supply.

Next to….. >>>


Aksi

Information

One response

26 08 2008
Danu Ade Setiawan

Minta tolong untuk mengirimkan ke alamt email data umur hidup komponen handphone secara umum berdasarkan hasil Accelerated Life Testing (ALT) dan kalau ada nilai kehandalannya juga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: